Talk Show Negara Merdeka Koperasi Berjaya UMKM Sejahtera Di Kabupaten Sintang

Talk Show Negara Merdeka Koperasi Berjaya UMKM Sejahtera Di Kabupaten Sintang

SINTANG- Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian di Kabupaten Sintang bahkan di Indonesia dan terbukti menjadi katup pengaman perekonomian dalam masa krisis, serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi saat krisis ekonomi.

Realitas yang tidak dapat dipungkiri bahwa UMKM adalah sektor ekonomi yang paling strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Rendahnya profesionalisme sumber daya manusia, keterbatasan permodalan dan akses terhadap perbankan dan pasar, kemampuan penguasaan teknologi yang rendah menjadi permasalahan yang harus dicarikan solusi untuk strategi penguatan UMKM.

Jika segenap stakeholder menyadari pentingnya capaian indikator pembangunan daerah dengan salah satunya memacu laju peningkatan pendapatan, maka harusnya pemberdayaan dan peningkatan kapasitas UMKM mendapat prioritas.

Kabilla Tri Marsudi dan Taufik Hidayat memandu acara Live Talk Show di ASP TV dan Streaming YouTube

Demikian kesimpulan yang diperoleh saat Live Talk Show di ASP TV dan Streaming YouTube, memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 75, Hari Koperasi ke 73 dan Hari UMKM 2020 ke 5 “UMKM Kuat Bangsa Berdaulat”, Sabtu 29 Agustus 2020, di Café Teras Kota, Jalan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.  Tampil Panel dalam acara Talk Show tersebut diantaranya Sudirman selaku Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kab. Sintang, Suherman selaku Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Prov. Kalbar, Anton Juniardi dari Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Sapta Karya Mandiri (LPPM-SKM).

Acara yang dipandu Kabilla Tri Marsudi dan Taufik Hidayat tersebut juga dihadiri para pelaku UMKM se-Kabupaten Sintang dengan menampilkan display produk yang bertujuan untuk menciptakan citra niaga, meningkatkan pembeli, memperkenalkan barang baru dan meningkatkan keuntungan.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sintang hingga Juli 2020 mengalami deflasi jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi tertinggi di Kalbar. Juni  2020 misalnya, Indek Harga Konsumen (IHK)  di Kabupaten Sintang sebesar 113,54 persen. Sementara bulan Juli 2020  IHK sebesar 110 persen,  sehingga sampai bulan Agustus Kabupaten Sintang masih mengalami deflasi 0,43 persen. Deflasi itu artinya, periode dimana tingkat harga-harga barang dan jasa merosot secara umum.

Dikemukakan Sudirman, pihaknya senantiasa berupaya maksimal dalam mengayomi para pelaku UMKM dalam menghadapi situasi sulit seperti saat Pandemi Covid-19 ini. “Kita juga senang dengan kehadiran Rumah Kreatif BUMN PLN di Kabupaten Sintang, yang bahu membahu memberikan pembelajaran dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sintang,”ujar Sudirman.

Sementara itu Suherman mengemukakan menjelaskan, PLUT-KUMKM Prov. Kalbar sampai Tahun 2022 mempunyai beberapa program utama yaitu membangun dan memelihara kolaborasi dengan stakeholder strategis yang reputable; Meningkatkan inisiatif program pelatihan; Mempertajam analisis & monitoring; Meningkatkan kapasitas,  kompetensi & kaderisasi konsultan; Memelihara jaringan ekspose, publikasi  & ke-IT-an; Melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada UMKM Kalbar agar Naik Kelas. “Kami senang membangun kerjasama dengan daerah-daerah yang mempunyai kepedulian yang sama dengan peningkatan kapasitas UMKM,”ujar Suherman.

Peserta yang notabene pelaku UMKM antusias mengikuti kegiatan Talk Show Hari UMKM 2020 ke 5 “UMKM Kuat Bangsa Berdaulat”

Dijelaskan Suherman, PLUT-KUMKM Prov. Kalbar dalam kegiatannya mengacu pada standar pelayanan minimal bisnis yang dibutuhkan KUMKM diantaranya konsultasi bisnis; pendampingan atau mentoring bisnis; promisi, pemasaran dan transaksi; pelatihan bisnis dan teknis; mediasi bisnis, matchmaker busines, penguatan kelembagaan; jaringan layanan informasi.

Menyediakan informasi jenis layanan, mekanisme pemberian layanan dan menyusun jadwal layanan kepada KUMKM; Membuat sistem basis data KUMKM yang dilayani; Mengatur kegiatan konsultasi dan pendampingan KUMKM; Menentukan kriteria, target, dan pola seleksi produk KUMKM ditempatkan di Galery PLUT-KUMKM; Melaksanakan temu bisnis dengan KUMKM.

Anton Juniardi, dalam kesempatan itu mengemukakan kehadiran Rumah Kreatif BUMN PLN di Kabupaten Sintang harusnya menjadi wadah yang benar-benar dimanfaatkan para penggiat UMKM untuk berkiprah, berorganisasi dan bahkan meningkatkan kapasitas. “Segala fasilitas yang ada di RKB PLN Sintang yang sudah hadir sejak 2017 ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh UMKM untuk bertumbuh kembang dan mandiri,”ujar Anton Juniardi.

Admin Dinkop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

Copyright © 2020 | diskopukm.kalbarprov.go.id | Diskop UKM Provinsi Kalbar