Sosialisasi Debitur KUR Supermikro Di Kota Pontianak

Sosialisasi Debitur KUR Supermikro Di Kota Pontianak

PONTIANAK- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap, dengan adanya KUR Super Mikro dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi di Kalimantan Barat agar para calon pelaku usaha benar-benar dapat memanfaatkan peluang ini untuk menopang ketahanan ekonomi rumah tangga di masa Pandemi Covid-19 yang belum ada kepastian kapan berakhirnya.

Demikian dikemukakan Anselmus S. Sos selaku Kepala Bidang Pemberdayaan UKM pada Kantor Dinas Koparasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat saat memberi kata sambutan pada acara Sosialisasi dan pendataan Ulang Calon Debitur program KUR Supermikro di Gedung PLUT-KUMKM Prov. Kalbar Lantai II, Senin 28 September 2020. Hadir pula Agus Juli Handoko selaku Manajer Pemasaran Mikro PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pontianak, Suherman selaku Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Prov. Kalbar.

Kondisi Covid-19 ini menyebabkan Presiden mengeluarkan Keppres Nomor 12 Tahun 2020, 13 April 2020 tentang Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Sebagai Bencana Nasional.

Anselmus dalam kesempatan itu memaparkan, sebagaimana kita ketahui bersama munculnya Pandemi Covid-19 telah membuat situasi ekonomi di seluruh Indonesia semakin sulit. Bahkan IMF sebagai lembaga keuangan dunia telah memproyeksikan bahwa ekonomi global tumbuh melambat bahkan minus diangka  3 (tiga) persen.

Dijelaskan Anselmus, Pemerintah mencatat setidaknya ada delapan dampak utama dari meluasnya penyebaran virus Covid-19 ini yaitu meningkatnya kasus Covid-19, terjadi penurunan Purchasing Managers Index (PMI) Manufacturing, penurunan impor,  terjadi inflasi, transportasi domestik dan internasional menurun drastis, kunjungan wisatawan menurun dan angka kehilangan pendapatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dampak meluasnya penyebaran virus Covid-19 ini juga dirasakan para pelaku usaha di Kalimantan Barat,”ujar Anselmus.

Oleh karena itu Pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan akses pada sumber pembiayaan antara lain dilakukan dengan memberikan penjaminan kredit bagi UMKMK melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

KUR bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan hingga mengentas kemiskinan. Karena itu, pemerintah menerbitkan berbagai macam kebijakan dalam pengembangan serta pemberdayaan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKM.

Beberapa kebijakan pengembangan serta pemberdayaan yang dimaksud dapat seperti Pengembangan kewirausahaan, Peningkatan akses pada sumber pembiayaan, Peningkatan pasar produk UMKM dan Reformasi regulasi untuk UMKM.

Dalam kesempatan itu Agus Juli Handoko selaku Manajer Pemasaran Mikro PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pontianak mengemukakan kehadiran  PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan program KUR Super Mikro dengan limit pembiayaan Rp 10 juta dan bunga nol persen ini diharapkan mampu menjadi stimulus dan sekaligus respon terhadap dampak Covid-19 yang dirasakan dunia usaha di Kota Pontianak khususnya dan Kalimantan Barat umumnya. “Semoga program ini bisa terserap maksimal,”ujar Agus Juli Handoko.

Sementara itu Suherman selaku Koordinator Tenaga Ahli Pendamping pada Center for Integrated Services of SMEsCo, Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Prov. Kalbar mengemukakan, kesempatan untuk mendapatkan pinjaman tanpa bungan seperti yang ditawarkan pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pontianak ini hendaknya benar-benar dimanfaatkan para pelaku usaha untuk memulai usahanya, meskipun masih ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Semoga lembaga perbankan lainnya membuka diri dengan program sejenis Supermikro PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini agar perekonomian di Kalimantan Barat umumnya dan khususnya di Kota Pontianak segera pulih seirama dengan ketatnya pemerintah melakukan penekanan pada penyebaran Covid-19,”ujar Suherman.

Admin Dinkop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

Copyright © 2020 | diskopukm.kalbarprov.go.id | Diskop UKM Provinsi Kalbar