Kalimantan Barat Fokus Program Unggulan Warung Koperasi UMKM Tahun 2021

Kalimantan Barat Fokus Program Unggulan Warung Koperasi UMKM Tahun 2021

PONTIANAK- Dalam upaya mendukung kebijakan pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat berupa peningkatan akses pada sumber pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, peningkatan pasar produk UMKM dan reformasi regulasi UMKM, Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 akan mewujudkan program unggulan Warung Koperasi UMKM di 14 Kabupaten/kota.

Pembangunan bertahap Warung Koperasi UMKM yang menjadi program unggulan tersebut sedianya akan bekerjasama dengan pihak kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya pelaku dan penggiat usaha mikro kecil. Adapun tahun 2021 ini akan dimulai pembangunan Warung Koperasi UMKM di Kabupaten Melawi, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kayong Utara.

Demikian kata sambutan Ir. Ansfridus J. Andjioe, ME selaku Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat, Senin 23 November 2020 saat membuka acara Temu Bisnis Peningkatan Kerjasama Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Angkatan ke-3, di Maestro Hotel, Pontianak.

Dikemukakan Ansfridus, tujuan kegiatan Temu Bisnis Peningkatan Kerjasama Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah untuk membentuk dan mempermudah pemanfaatan bank data dan jaringan informasi bisnis di Kalimantan Barat. Mengadakan dan menyebarluaskan informasi mengenai pasar, sumber pembiayaan, komoditas, penjaminan, desain dan teknologi serta mutu. Memberikan jaminan transparansi dan akses yang sama bagi semua pelaku dan penggiat usaha UMKM atas segala informasi usaha.

Dijelaskan Ansfridus, strategi Warung Koperasi UMKM ini adalah program unggulan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, untuk mendukung program Warung Desa yang sebelumnya sudah dicanangkan Gubernur Kalbar pada 22 Juni 2020 lalu.

Sementara itu, Suni M. Si selaku Ketua Panitia yang juga Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kalbar dalam kesempatan itu menyampaikan, peserta Angkatan ke-3 Temu Bisnis Peningkatan Kerjasama Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ini berjumlah 25 UMKM yang berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Adapun narasumber yang diharapkan akan memberikan pencerahan dan peningkatan kinerja UMKM diantaranya dari Bank Indonesia, Belanja Online Bukalapak dan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Provinsi Kalimantan Barat.

Koordinator PLUT-KUMKM Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, dalam kesempatan terpisah mengemukakan upaya peningkatan jaringan kerjasama khususnya pemasaran melalui informasi yang lengkap dan rinci, terkait pasar yang mau disasar oleh UMKM harusnya bisa diupayakan dengan cermat dengan adanya cluster usaha dalam satu binaan. “Jika cluster usaha ini bisa dibentuk maka mempermudah UMKM menjajaki kemitraan dengan para stakeholder strategis yang reputable untuk melakukan upaya percepatan UMKM Naik Kelas,”ujar Suherman yang mengakui ada dampak pandemi Covid-19 ini bagi UMKM di Kalimanta Barat.

Admin Dinkop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

Copyright © 2020 | diskopukm.kalbarprov.go.id | Diskop UKM Provinsi Kalbar